Mutiara kost Jimbaran Bali fasilitas lengkap, kos harian, bulanan

Daerah Wisata Di Gianyar

Daerah wisata di Gianyar Bali

Daerah wisata di Gianyar

Daerah wisata di Gianyar

Gianyar, banyak terdapat objek wisata yang menarik dan didukung dengan akomodasi yang memadai. Banyak tourist yang mengunjungi objek wisata di gianyar. Masyarakat yang ramah juga mendukung situasi lingkungan sehingga gianyar merupakan tempat yang cocok untuk berlibur.

Pejeng Gianyar

Pejeng Gianyar

Pejeng Gianyar

Pejeng merupakan nama salah satu desa di Kabupaten Gianyar, Bali. Disana terdpat perunggu yang oleh masyarakat dianggap kepingan bulan yang jatuh ke bumi. Perunggu tersebut lebih dikenal dengan nama Nekara. Nekara ini dipercaya sebagai pembawa keberuntungan bagi Desa Pejeng. Saat kekurangan air pada musim bertani masyarakat dahulu percaya Nekara ini dapat menurunkan hujan. Tanpa melakukan ritual petuah desa memukul Nekara tersebut dan tidak lama lagi hujan turun. Karena terjadi gempa nekara retak dan di letakkan kembali di tempat yang tinggi. Perunggu berdiameter 1m dan tinggi 1,5 m ini disakralkan oleh desa adat dan diupacarai. Di dalam pura juga terdapat arca Tri Murti yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu, Dewa Siwa.

Gunung Kawi

Gunung Kawi

Gunung Kawi

Gunung Kawi , yaitu candi Batu yang terdapat Di Utara batur juga menghiasi objek wisata gianyar. Gunung Kai dipercaya dibuat oleh raksasa bernama Kebo Iwa oleh kukunya. Terdapat 2 kompleks candi yang masing-masing terdiri dari 5 buah candi. Untuk menuju kesana harus menuruni kurang lebih 400-500 anak tangga. Di sepanjang jalan bertangga dihiasi dengan sawah dan toko-toko souvenir kecil dan di akhir bagian tangga sungai mengalir dibawahnya. Gunung Kawi merupakan tempat pemakaman raja-raja yang pernah mertahta di bali. Selain menarik gunung kawi juga menampilkan pemandangan alam yang indah.

Tampak Siring

Tampak siring

Tampak siring

Tampak siring tempat peristirahatan presiden yang datang kebali dihiasi banyak pohon cemara. Istana tampak siring idbagi menjadi beberapa bagian wisma. Dinamakan tampak siring karena dahulu dipercaya seorang raja yang dikejar oleh prajurit dewwa indra melarikan diri dengan memiringkan kakinya, tampak artinya telapak dan siring artinya miring. Dikaki bukit terdapat tempat penyucian yang airnya bersumber dari mata air(klebutan). Setiap hari baik bayak orang yang datang kesana untuk membersihkan diri secara rohani. Air yang mengalir yang disebut tirta empul dipercaya dapat menyebabkan awet muda.